Archive for August, 2008
Mancing..
anda punya hobi mancing??
kalau di Kuwait jangan mengharapkan bisa dapat mancing ikan air tawar; mas, lele, gurame, tawes, gabus, pocolan, betok, sepet, gepi hwehehe.. swussah mas.., negara gurun kayak ginih.. kalau mau mah ke laut ajah.. bisa sewa but atau dipinggir teluk kuwait. sepanjang gulf street bisa di jadikan tempat mancing kok..
foto diatas diambil masih diseputaran blakang Mc D, sayangnya agak sedikit thusting, kuwait tower agak bias untuk dilihat..
“dapat ikannya?? dapat Mah.. tapi kecil-kecil :p ”
Koboi Salhiya

GeoTagged, [N29.36351, W47.96573]
Lagi ngirim duit di daerah Pasar Tawon (pinjem istilah Didat, karena suara dengung nggremeng orang-orang India, Pakistan, Bangladesh, Filipina yang ngerumpul seperti bunyi tawon) ketemu koboi Salhiya. Tampangnya seperti orang Filipina, ngocehnya bahasa Arab.
Seperti kayak lagi di kampus Seni Rupa :P
Mc Morning..
sodara!! ini bukan promosi loh *catet yah!! :)*
tempat ini mayan asyik, buat skedar refreshing, relax.. lepas penat atau kongkow2 bersama keluarga atau teman.. disamping kiri itu ada tempat bermain untuk anak-anak, disamping kanan ada tempat bermain bola air dan lain-lain.
sarapan paGi yang biasanya nasi uduk atau hanya skedar pisang goreng susah didapati di Kuwait. *homesick euy..* sebenarnya sepanjang Gulf Street banyak pilihan tempat, cuma secara pribadi saya enjoy dengan tempat ini..
tempat ini berada di pinggir teluk kuwait, duduk di tenda-tenda koridor belakangnya langsung menghadap ke laut. dikelilingi pohon-pohon kurma yang lumayan rindang :D
trus..kalau ingin berenang bebas dan gratis koq.. kalau sekilas diperhatikan hampir tak ada bedanya antara pasir pantai dan pasir gurun..
Angkot atau Kendaraan Pribadi?
Sebuah postingan Anjar ini, mengingatkanku pada masa-masa penuh stress di Jakarta dulu ketika harus memilih antara naik angkot atau menggunakan mobil pribadi ke kantor. Aku sudah pernah mencoba kedua-duanya dan membandingkannya sehingga akhirnya pilihan terakhir adalah lebih memilih untuk menggunakan mobil pribadi ke kantor dibanding angkot.
Berikut adalah alasan mengapa menggunakan mobil pribadi lebih aku sukai:
- Waktu tempuh yg lebih singkat. Walaupun katanya di Jakarta ada transportasi dengan priorita utama yg dinamakan Bus Way, namun bagiku yg tinggal di area yg masih masuk Bekasi ini ternyata membutuhkan waktu 0.5 - 1.5 jam lebih lama jika menggunakan angkutan umum daripada kendaraan pribadi.
- Stress berebut kendaraan. Walapun tidak semua orang yg bekerja di Jakarta naik angkot dan masih banyak yg menggunakan kendaraana pribadi, namun kenyataannya angkot yg tersedia juga tidak cukup sehingga seringkali harus stress karena antri dan kadang harus berebut untuk mendapatkan kendaraan
- Biaya operasional yg lebih mahal. Angkot hanya sedikit lebih murah jika dibandingkan dengan mobil pribadi dengan isi satu orang. Namun jika digunakan suami istri, maka biaya operasional kendaraan pribadi ternyata lebih murah. Dan karena aku dan Dinda tercinta sama2 bekerja, maka biaya operasional malah lebih murah dengan menggunakan kendaraan pribadi.
- Fleksibilitas. Dengan menggunakan mobil pribadi, aku bisa lebih fleksibel bergerak. Seringkali dalam satu hari tidak hanya ke kantor saja, tapi juga mampir ke tempat lain dulu seperti misalnya belanja atau sekedar bertemu dengan teman-teman. Jika tak ada kendaraan pribadi, maka kalau tidak kehilangan waktu maka akan tambah boros karena harus naik taksi.
Dari keempat alasan di atas saja sudah bisa dilihat bahwa naik angkutan umum itu tidak ada pointnya sama sekali. Hanya alasan heroik seperti mengurangi kemacetan Jakarta saja yg membuat pilihan naik angkot itu lebih baik. Namun alasan heroik itu juga tidak realistis dan tidak signifikan pengaruhnya. Jika semua orang yg bekerja di Jakarta memilih naik angkutan umum, maka akan timbul masalah baru bahwa angkutan umum yg tersedia makin tidak cukup saja. Belum lagi ditambah biaya operasional masing-masing individu yg lebih membengkak dibandingkan dengan ketika masing-masing masih menggunakan kendaraan pribadi.
Lalu apa solusinya dong bang?
Memang pelik sekali mencari solusi untuk masalah transportasi ini di Jakata. Karena masalah utama-nya sebetulnya adalah karena Jakarta itu over-populated. Terlalu banyak orang yg harus menuju ke Jakarta baik untuk sekolah, bekerja ataupun sekedar jalan2 ke Mall atau tempat2 lainnya. Penduduk yg over-quota ini memicu masalah transportasi dan berbagai masalah lainnya yg sulit dicari jalan keluarnya.
Menurut saya, penduduk Jakarta atau pekerja di Jakarta itu sebaiknya di atur sedemikian rupa sehingga tidak melampaui quota yg bisa ditangani oleh sang Ibu kota ini. Entah kapan hal ini akan tercapai, aku sendiri juga tidak tahu. Namun mungkin kita bisa membantu pemerintah Jakarta dengan inisiatif sendiri seperti pindah kerja ke tempat lain yg bukan di Jakarta, atau bahkan pindah rumah sehingga tak lagi turut serta memadati Jakarta.
Nah, bagaimana pendapat rekan-rekan?

Kisah Ety si Alien Bencong
kami para penulis amatiran menerbitkan cerpen terbaru kami.
Tulisan ini ditulis cepat dan spontan dalam 3 jam (dari jam 1 dini hari sampe jam 4 pagi, edan
.
Selamat menikmati, Kisah Ety si Alien Bencong.

Cerpen walking
Bukan blog-walking atau youtube-walking tapi ini adalah cerpen walking!
Karena ketahuan mengintip Catatan harian seorang preman.

catatan harian seorang preman - cerpenista
Saya hampir dibunuh. Untungnya saya diarahkan Sopkadal

profil sopkadal - cerpenista
Untuk pura-pura ikutan kencan di danau

kencan di danau - cerpenista
eh hoalaaah disana ketemu sama si ammar

profil ammar - cerpenista
saya pun minta perlindungan. eh dia malah ngajakin saya berkeliling dunia

berkeliling dunia - cerpenista
naik pesawat pribadi milik RaisFawwazi

profil raisfawwazi - cerpenista
yang kebetulan ingin terbang ke Jakarta untuk menyerahkan Laporan Kejuaraan Sepakbola Tingkat Kelurahan

laporan kejuaraan sepakbola tingkat kelurahan - cerpenista
Kepada surat kabar

daftar junkeria - cerpenista
TAMAT.
Cerpen walking telah ditamatkan.

My Tabular Stats







